BONTANG.SUMBU BORNEO.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang mendorong penambahan rute kapal laut untuk memperluas konektivitas antar daerah, khususnya menuju wilayah Sulawesi dan Jawa.
Upaya tersebut dilakukan dengan mengirimkan surat kepada sejumlah perusahaan pelayaran nasional guna membuka peluang kerja sama. Sedikitnya enam operator telah dihubungi untuk merespons rencana tersebut.
Kepala Seksi Angkutan Dishub Bontang, Welly Sakius, mengatakan langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan akses transportasi laut bagi masyarakat.
“Sudah ada beberapa perusahaan yang kita surati untuk menambah rute. Kita ingin konektivitas dari Bontang semakin luas,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Dari sejumlah operator yang dihubungi, ASDP Indonesia Ferry menjadi pihak pertama yang memberikan respons positif. Perusahaan tersebut bahkan berencana melakukan survei langsung ke pelabuhan di Bontang dalam waktu dekat.
Survei ini bertujuan untuk menilai kesiapan fasilitas dermaga sekaligus menentukan jenis kapal yang sesuai dengan kondisi pelabuhan.
“Nanti mereka akan lihat langsung kondisi pelabuhan kita, termasuk kecocokan kapal yang bisa sandar,” jelasnya.
Meski demikian, keputusan akhir pembukaan rute tetap berada di pihak operator dengan mempertimbangkan potensi jumlah penumpang serta aspek kelayakan bisnis.
Dishub menegaskan perannya dalam hal ini sebatas fasilitator yang menjembatani komunikasi antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan pelayaran.
Selain itu, dukungan terhadap aktivitas pelabuhan juga terus dilakukan, terutama dalam memastikan kelancaran proses kedatangan dan keberangkatan kapal.
“Harapannya, dengan tambahan rute, mobilitas masyarakat semakin mudah dan ekonomi daerah ikut tumbuh,” pungkasnya.(ADV)
