BONTANG.SUMBU BORNEO.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang terus menggencarkan kampanye pengurangan penggunaan kantong plastik melalui berbagai kegiatan sosial dan edukasi kepada masyarakat. Warga didorong mulai beralih menggunakan tas belanja sendiri sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan.
Upaya ini dilakukan untuk menekan volume sampah plastik yang kian meningkat di kawasan perkotaan.
Kepala DLH Bontang, Heru Triatmojo, menegaskan bahwa perubahan kebiasaan sederhana dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan.
“Jika dilakukan secara konsisten, pengurangan plastik akan sangat signifikan,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Ia menjelaskan, kampanye ini tidak hanya dilakukan melalui imbauan, tetapi juga melalui sosialisasi langsung di lapangan.
“Setiap minggu kami aktif melakukan sosialisasi, terutama di pusat perbelanjaan dan pasar tradisional,” katanya.
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap dampak sampah plastik.
“Perubahan perilaku ini perlu dibangun bersama agar menjadi kebiasaan baru di tengah masyarakat,” tambahnya.
DLH juga menekankan bahwa pengurangan sampah plastik merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah.
“Ini menjadi kewajiban kita semua untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih, sehat, dan nyaman,” tegasnya.
Melalui kampanye berkelanjutan ini, pemerintah berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
“Kami berharap gerakan ini bisa menjadi budaya baru yang terus dijaga oleh masyarakat,” pungkasnya.(ADV)
