IKN.SUMBU BORNEO.ID- Waktu menunjukan pukul 14.00 siang, para warga Kerukunan Keluarga Mandar Sulbar ( KKMSB ) dari berbagai wilayah di Kaltim nampak ramai memadati ruangan Kemenko 3 IKN tempat berlangsungnya Halal BI Halal Nasional bertajuk ” Merajut Silaturrahmi Menyongsong Peradaban Baru IKN”.
Sekira 500 orang mengikuti helatan akbar ini, maklum helatan yang pertama kali di gelar di Ibu Kota Nusantara menjadi moment special di tengah eforiah pembangunan IKN.
Tarian tradisional Mandar ikut menghentak panggung, dengan balutan pakaian adat mandar yang serasi dengan tubuh yang ideal. Wajah – wajah jelita yang masih segar itu mampu menghipnotis Diaspora Mandar.
Belum lagi suara merdu dari penyanyi cantik asal mandar ikut memeriahkan acara yang meriah, namun sarat nuansa tradisi Mandar.
Makanan tradisional Mandar ikut disajikan, sekaligus moment nostalgia mengenang kembali makanan khas mandar yang akrab dengan lidah.

Ketua Harian BPW KKMSB Kaltim Bahauddin Toppo mewakili Ketua Umum BPW KKMSB Hasanuddin Mas’ud yang berhalangan hadir telah resmi mengukuhkan tiga pengurus Kabupaten yaitu BPC KKMSB PPU, BPC Paser dan BPC Kutai Timur.
Moment bersejarah ini, menjadi penguat solidaritas bagi Diaspora Mandar yang ada di perantauan.
Menariknya, kalimat yang bernas itu meluncur deras dari mulut sang Wawali Kota Bontang Agus Haris.
” Ingat! Hanya satu yang kita bawah Siri. Maka itulah yang harus kita jaga,” begitu Agus Haris mengungkapkan ketika Sumbu Borneo mencoba wawancara lepas usai gelaran halal bihalal.
Begitu pula, Deputi Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN Alimuddin memberi semangat bagi Diaspora Mandar untuk ikut bersama – sama membangun IKN sebagai kota Inklusif.
” Saya berharap KKMSB bisa memberi kontribusi nyata dalam pembangunan IKN,” pungkasnya.(ADV)
