BONTANG.SUMBU BORNEO.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang terus menggencarkan program penghijauan melalui kegiatan penanaman pohon di berbagai kawasan kota.
Kegiatan tersebut rutin dilakukan dengan melibatkan perusahaan hingga aparatur sipil negara (ASN).
Kepala DLH Bontang, Heru Triatmojo, mengatakan penanaman pohon kini menjadi bagian dari berbagai kegiatan yang digelar pemerintah maupun pihak swasta.
Selain pohon daratan, penanaman mangrove juga terus diperluas.
“Penanaman pohon hampir selalu dilakukan dalam setiap kegiatan atau event yang ada, termasuk penanaman mangrove di wilayah pesisir,” katanya, Selasa, 26 Mei 2026.
Dia menjelaskan, ASN yang menerima kenaikan pangkat maupun pegawai baru seperti CPNS dan PPPK diwajibkan menanam pohon sebelum menerima surat keputusan (SK) pengangkatan.
“Setiap pegawai yang menerima SK atau naik pangkat wajib menanam minimal satu pohon serta membuat dua lubang biopori,” ujarnya.
Program tersebut diterapkan secara berkala mengikuti jadwal kenaikan pangkat ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bontang.
DLH Bontang juga melakukan pemantauan terhadap pohon yang telah ditanam agar tetap tumbuh dan tidak terbengkalai.
“Kami terus melakukan evaluasi supaya pohon yang sudah ditanam tetap hidup dan dirawat dengan baik,” tutupnya(ADV)
