POLMAN,SUMBU BORNEO.ID–
DPC Partai Gerindra Polewali Mandar, Sulbar bekerja sama DPD Lembaga Advokasi Partai Gerindra Sulbar membuka ruang advokasi bagi masyarakat terkait persoalan sosial.
Gerindra Polman menyebut persoalan sosial seperti Kemiskinan, Pengangguran, kesenjangan ekonomi, kesenjangan pendidikan, korupsi dan kriminalitas menjadi masalah serius yang perlu mendapat perhatian serius.
Yang tak kalah penting, Gerindra Polman juga menyoroti terkait masalah kesehatan masyarakat, kerusakan lingkungan, deforestasi atau kerusakan hutan, pencemaran air akibat limbah industri dan sampah, pelecehan seksual, serta diskriminasi etnis juga menjadi tantangan dalam demokrasi.
Selain itu, Ketua DPC Partai Gerindra Polewali Mandar, H.Andi Ilham Ali Baal Masdar, juga memberikan atensi khusus terkait PBB P2 yang akhir akhir ini menjadi pemicu reaksi sosial di hampir semua daerah sebagai akibat pengurangan transfer pusat ke daerah.
Menurut Andi Ilham, Gerindra akan memastikan selalu hadir dalam merespon setiap persoalan yang ada di Masyarakat.
Andi Ilham menegaskan bahwa setiap program Pemerintah yang merupakan komitmen kebangsaan harus benar – benar dirasakan rakyat sebagaimana tujuan dan cita – cita Negara yakni, sejahtera adil dan makmur.
” Partai Gerindra mulai dari pusat sampai ke daerah harus ikut mendukung penuh program pemerintah”, ujarnya.
Kader Gerindra, ujar Andi Ilham harus menjadi mata dan telinga bagi partai, mendengar dan berempati atas permasalahan yang dihadapi rakyat, kader harus peduli dan mendengar jeritan hati rakyat.
“Jika ada yang dianggap tidak sesuai aturan, laporkan kepada kami, Insya Allah kita akan advokasi dan tindak lanjuti,”ujar Andi Ilham saat menghadiri Diklat Partai Gerindra Polman,7 September 2025 lalu.
Diklat sendiri menghadirkan pemateri dari KPU, Kesbangpol serta Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sulbar H.Syahrir Hamdani.(*)
Editor : Salim Majid
