Sumbu Borneo

Penguatan Ruang Fiskal Daerah, Kaltim Optimalkan Potensi PAD

Pemprov Kaltim Gelar Rapim Terkait Penguatan Fiskal Daerah.(Foto:diskominfo)
Berita-SumbuBorneoID
Bagikan :

SAMARINDA.SUMBU BORNEO.ID –Penguatan ruang fiskal menuju kemandirian pangan melalui swasembada, menjadi fokus utama Pemprov Kaltim di tengah rencana pemotongan dana transfer pusat ke daerah.

Hal tersebut, dibahas dalam Rapat Pimpinan (Rapim) yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kaltim, H. Rudy Mas’ud (Harum) bersama Wakil Gubernur Seno Aji.

Gubernur Kaltim ini mengungkapkan menghadapi tantangan ekonomi dan penurunan Dana Transfer ke Daerah (TKD), harus meningkatkan kualitas kerja.

” Situasi saat ini, seluruh perangkat daerah harus bekerja jenius, tidak cukup hanya bekerja cerdas,” ujar Rudy Mas’ud, saat gelar morning briefing, dilansir kaltimprov.go.id Senin, 6 September 2025.

Perhatian utama Gubernur adalah perlunya perjuangan ekstra di tingkat pusat. Bahkan, dia berencana mendesak untuk memperjuangkan tambahan anggaran bagi Kaltim.

“Besok saya akan bertemu Menteri Keuangan. Kita akan berjuang untuk anggaran pembangunan Kaltim, terutama sebagai daerah penghasil migas dan batu bara,” ujarnya.

Dia meminta seluruh pimpinan PD menyiapkan data akurat mengenai sumber-sumber pendapatan daerah. Selain itu, Rudy Mas’ud juga menyoroti pentingnya kemandirian fiskal.

Dia  meminta seluruh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) agar lebih optimal dalam menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain itu, percepatan serapan anggaran menjelang akhir tahun juga menjadi fokus utama, demi mendorong pertumbuhan ekonomi Kaltim.

Di tengah tuntutan efisiensi anggaran, Wakil Gubernur Seno Aji memberikan kabar baik dari sektor pertanian. Ia melaporkan bahwa sektor ini terus menunjukkan tren positif.

“Kita sudah mampu memanen 300 ribu ton gabah kering, dan target akhir tahun kita mencapai 350 ribu ton,” ungkap Seno Aji.

Dengan keberhasilan perluasan lahan sawah sebesar 1.800 hektare, Wagub optimis Kaltim bisa mewujudkan ambisi besar yang telah dicanangkan.

“Tahun depan kita optimis bisa swasembada beras,” pungkasnya. (*)

Berita-Terkait

Leave a Comment

error: Content is protected !!