SAMARINDA.SUMBU BORNEO.ID – Lembaga legislatif di Provinsi Kalimantan Timur menunjukkan dukungan penuh terhadap pelaksanaan simulasi sistem pengamanan kota atau Sispam Kota yang digelar oleh Polda Kaltim, di Stadion Gelora Kadrie Oening, Samarinda, pada Jumat pagi.
Dalam kesempatan tersebut, anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin, hadir mewakili ketua dewan dan menyampaikan bahwa simulasi ini berbeda dari latihan biasa karena menitikberatkan pada kesiapsiagaan lintas fungsi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) seperti kemacetan, unjuk rasa hingga kerusakan fasilitas publik.
Fuad menyatakan bahwa dukungan legislatif terhadap langkah ini menunjukkan bahwa keamanan publik bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan saja, tetapi juga kewajiban bersama antara legislatif, eksekutif, aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat. Ia menekankan bahwa sinergi antar instansi adalah kunci agar sistem pengamanan kota betul-betul mampu menjaga stabilitas sosial, politik dan investasi.
Kegiatan simulasi Sispam Kota dianggap sebagai upaya proaktif untuk meningkatkan respons dan koordinasi di lapangan, agar ketika terjadi situasi kontinjensi, sudah ada prosedur dan mekanisme yang diuji sebelumnya.
DPRD Kaltim berharap hasil dari simulasi ini dapat ditindaklanjuti dalam bentuk peningkatan SOP, pelatihan personel dan penguatan koordinasi antar sektor agar Kalimantan Timur tetap berada dalam kondisi aman dan nyaman bagi masyarakat.
Dengan dukungan ini, DPRD Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus memantau dan mendorong kebijakan yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sebagai landasan pembangunan yang berkelanjutan.(rils/sb)
