Samarinda,sumbuborneo.id– Dua orang komunitas tuna rungu asal Kota Pare-Pare bernama Juarli dan Rendy berkesempatan mengunjungi Kampus Islam terbesar di Kaltim ini, Selasa, 12 Agustus 2025
Misi keduanya adalah mengelilingi Indonesia dengan menggunakan sepeda motor, pun keduanya di sambut diruang kerja Dekan Fakulitas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (Fuad) Universitas Islam Negeri ( UIN ) Samarinda, Prof.Dr.M.Abzar.
Menurut Prof. Dr.M.Abzar, kunjungan komunitas tuna rungu ini merupakan bagian dari perjalanan inspiratif. Kenapa inspiratif? karena keterbatasan fisik tidak mengurangi semangat juang dan tekad yang membara untuk berkeliling di sebagai provinsi di Indonesia.
” Ini luar biasa dengan menggunakan sepeda motor dan semangat pramuka dan tekad yang kuat membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah halangan untuk terus berkarya dan menginspirasi banyak orang”, ujar M.Abzar dalam keterangan tertulisnya.
Ditengah suasa jelang HUT RI ke 80, Dekan FUAD Prof. Dr. M. Abzar Duraesa, M.Ag menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut.
“Kami sangat menghargai semangat dan perjuangan Saudara Juarli. Di tengah keterbatasan, ia mampu memberikan inspirasi luar biasa dan spirit kepada kita bahwa hidup tidak boleh berhenti untuk terus berikhtiar,” ujarnya.
M.Abzar berharap bahwa, kehadiran Juarli dan Rendy di lingkungan kampus FUAD UIN dapat menumbuhkan semangat inklusivitas dan mendorong mahasiswa untuk lebih peduli, serta terbuka terhadap keberagaman, khususnya dalam hal disabilitas.(jn/SB)
