BONTANG SUMBU BORNEO.ID- Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni melepas ribuan peserta pawai obor untuk menyambut bulan suci ramadan, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan milad ke-36 BKDIB Kota Bontang yang berlangsung di halaman Masjid Agung Al Hijrah, Sabtu, 14 Februari 2026.
Kegiatan yang semula direncanakan mengambil rute dari halaman Masjid Agung Al Hijrah melalui Jalan A. Yani Gunungsari dan finis di halaman kantor DPMPTSP itu terpaksa mengalami perubahan akibat genangan banjir.
Panitia kemudian mengalihkan rute ke arah Berbas Pantai, melintasi Lengkol Berbas Tengah, dan kembali finis di Masjid Agung Al Hijrah. Meski terjadi perubahan rute kemeriahan pawai dan antusiasme peserta tidak surut.
Dilansir laman resmi Pemkot Bontang, tercatat ada sekitar 3.000 peserta memadati halaman masjid hingga jalanan ambil bagian dalam pawai obor tersebut.
Turut memeriahkan barisan marching band Yon Arhanud 7/ABC, para mubalig yang tergabung dalam BKDIB, santri TKA-TPA, pemuda remaja masjid, takmir masjid, majelis taklim, pelajar dan mahasiswa, berbagai paguyuban, hingga komunitas sepeda onthel yang turut memeriahkan pawai.
Dalam sambutan singkatnya, Neni Moerniaeni mengajak seluruh masyarakat untuk saling memaafkan dengan tulus sebelum memasuki bulan Ramadan.
Ia juga berpesan kepada anak-anak agar tumbuh menjadi generasi rabbani yang Qurani, berakhlak mulia dan cinta Al-Qur’an.
Wali Kota juga turut berjalan bersama barisan pawai obor, menyatu dengan masyarakat yang antusias menyemarakkan malam penyambutan Ramadan.
Sementara itu, Ketua Panitia Asep Gumilar menyampaikan bahwa sebagai bentuk apresiasi, panitia akan menetapkan juara 1, 2, dan 3 dari berbagai kategori yang diperlombakan dalam pawai obor tersebut.
Pawai obor ini menjadi simbol semangat kebersamaan dan syiar Islam di Kota Bontang, sekaligus mempererat ukhuwah antarwarga dalam menyambut bulan suci Ramadan.
Nampak hadir, Pj. Sekda Akhmad Suharto, sejumlah kepala OPD, Lurah Tanjung Laut Susardi, serta Ketua BKDIB M. Rais beserta jajaran pengurus.(*)
