SAMARINDA.SUMBU BORNEO.ID- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur menggelar Rapat Paripurna ke-3 terkait agenda penyampaian laporan hasil reses yang berlangsung di Gedung Utama (B) DPRD Kaltim, Senin, (23/2/2026),
Rapat dipimpin Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, didampingi Wakil Ketua Ekti Imanuel, Wakil Ketua Ananda Emira Moeis, serta Sekretaris DPRD Kaltim, Dra. Hj. Norhayati Usman dan dihadiri 32 anggota dewan.
Dalam sambutannya, Gubernur Dr. H. Rudy Mas’ud (Harum) menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD yang telah secara langsung melaksanakan reses di daerah pemilihan masing-masing.
“Reses bukanlah sekedar kewajiban konstitusional, tetapi merupakan amanat politik yang sangat mulia. Di sinilah suara rakyat didengar, harapan masyarakat dititipkan, dan persoalan nyata di lapangan dapat diidentifikasi,”ujar Rudy Mas’ud, dikutip dari laman resmi Pemprov Kaltim.
Menurut Rudy Mas’ud, laporan hasil reses sebagai pondasi strategis bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, adil dan berpihak kepada rakyat.
Gubernur Kaltim ini berharap seluruh aspirasi yang disampaikan dapat disinergikan dengan arah pembangunan daerah, sehingga tidak hanya berhenti sebagai dokumen administratif, tetapi menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun program prioritas.
“Kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah anggaran daerah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mempercepat pertumbuhan ekonomi, mengurangi kesenjangan wilayah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tegas Gubernur.
Rudy Mas’ud menyebut, bahwa hubungan antara eksekutif dan legislatif bukanlah hubungan yang saling berhadapan, melainkan kemitraan strategis dengan tujuan yang sama, yaitu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Kalimantan Timur.
Rudy Mas’ud mengungkapkan bahwa sinergi, komunikasi terbuka, serta komitmen bersama menjadi kunci keberhasilan pembangunan di daerah kita ke depan.
Momentum ini, kata Rudy Mas’ud menjadi pengingat bagi seluruh pihak bahwa masyarakat menaruh harapan besar kepada pemerintah dan DPRD Kaltim.
Warga menginginkan pembangunan merata, infrastruktur lebih baik, pendidikan dan kesehatan berkualitas, serta peluang ekonomi yang terbuka luas.
Rudy menegaskan, tugas pemerintah dan DPRD adalah memastikan harapan tersebut bukan sekadar janji, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata.
Aspirasi masyarakat yang telah dihimpun, sebut Gubernur Kaltim harus melalui proses penajaman prioritas agar implementasinya efektif, sesuai kewenangan dan kemampuan keuangan daerah.
Pemerintah berkomitmen menindaklanjuti aspirasi tersebut secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan demi kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat.
“Mari jadikan laporan hasil reses ini sebagai peta jalan untuk mengambil kebijakan yang berpihak pada rakyat dan membawa manfaat nyata. Semoga setiap langkah kita senantiasa berada dalam bingkai tanggung jawab moral, integritas dan niat tulus membangun Kalimantan Timur yang lebih maju, merata, dan berkeadilan,” pungkasnya.(*)
