BONTANG.SUMBU BORNEO.ID– Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menghadiri High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026 yang digelar di Aula Maratua, lantai 4 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kaltim, Jumat, 6 Maret 2026.
Tema kegiatan“Sinergi Menjaga Stabilitas Harga dan Mengakselerasi Digitalisasi Keuangan Daerah untuk Mewujudkan Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas”.
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Masud, dan diikuti seluruh bupati dan wali kota se-Kaltim.
Kegiatan ini menjadi forum koordinasi strategis untuk menjaga stabilitas ketersediaan pasokan serta keterjangkauan harga kebutuhan pokok dan barang strategis di daerah, sekaligus mempercepat implementasi digitalisasi transaksi keuangan pemerintah daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bontang memaparkan perkembangan inflasi Kota Bontang berdasarkan Indeks Perkembangan Harga (IPH) sepanjang awal tahun 2026.
Neni menjelaskan bahwa pada Januari 2026 terjadi penurunan IPH Kota Bontang sebesar 0,76 persen. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh turunnya harga sejumlah komoditas pangan, seperti cabai rawit, bawang merah, dan daging ayam ras.
Menurutnya, kondisi ini menunjukkan mulai membaiknya pasokan komoditas, terutama dengan masuknya musim panen cabai rawit pada akhir tahun 2025.
Namun pada Februari 2026, IPH Kota Bontang mengalami kenaikan sebesar 1,10 persen. Kenaikan tersebut terutama dipicu oleh meningkatnya harga beberapa komoditas, antara lain cabai rawit, jeruk, dan bawang putih.
Secara keseluruhan, selama Januari hingga Februari 2026, cabai rawit tercatat sebagai komoditas yang paling sensitif dan memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan IPH di Kota Bontang.
Melalui forum ini, pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan pasokan pangan, serta mendorong percepatan digitalisasi transaksi keuangan daerah di Kalimantan Timur. (ADV)
