BONTANG.SUMBU BORNEO.ID – Duka menyelimuti warga Kelurahan Berbas Tengah usai musibah kebakaran yang terjadi tak lama setelah Hari Raya Idulfitri. Pemerintah Kota Bontang pun bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan serta menyiapkan hunian sementara bagi para korban terdampak.
Wali Kota Bontang dalam sambutannya menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas musibah yang dialami warga. Ia juga memohon maaf karena tidak dapat hadir langsung saat kejadian, lantaran tengah menjalankan agenda koordinasi bersama Gubernur dan Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur.
“Atas nama Saya pribadi dan Pemerintah Kota Bontang, kami turut berduka atas musibah ini. Kami juga mohon maaf karena pada saat kejadian kami sedang melaksanakan silaturahmi dan koordinasi dengan pemerintah provinsi,” ujar Bunda Neni, Rabu (25/3/2026)
Ia menjelaskan, koordinasi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi dan komunikasi guna mendorong pembangunan di Kota Bontang.
Meski tak berada di lokasi saat kejadian, Wali Kota memastikan bahwa penanganan tetap dilakukan secara cepat. Petugas pemadam kebakaran bersama pihak perusahaan dan masyarakat berhasil memadamkan api serta melakukan evakuasi korban.
Sebagai bentuk respons, pemerintah telah menyiapkan hunian sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, di antaranya rumah susun dan rumah singgah.
“Bagi korban yang tidak memiliki tempat tinggal, kami sudah menyiapkan rumah susun dan rumah singgah. Silakan dimanfaatkan, meskipun kami juga memahami ada warga yang memilih tinggal bersama keluarga,” jelasnya.
Selain itu, bantuan logistik juga telah disalurkan kepada para korban. Setiap keluarga menerima bantuan berupa beras, mi instan, dan telur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pemerintah juga akan terus melakukan pendataan serta koordinasi lanjutan melalui jajaran terkait, termasuk asisten pembangunan, camat, dan lurah setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya dari penggunaan listrik dan kompor rumah tangga.
Ia menekankan bahwa mitigasi bencana menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
“Mitigasi itu sangat penting. Kita harus memastikan instalasi listrik terutama sambungan-sambungan yang sudah lama, harus dipastikan aman dan penggunaan kompor diperhatikan, agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada perusahaan dan masyarakat Kota Bontang yang telah menunjukkan kepedulian dengan memberikan bantuan kepada korban kebakaran.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” pungkasnya.(ADV15)
