Sumbu Borneo

DLH Bontang Kejar Target 2030, Ubah Kebiasaan Warga Kurangi Sampah Plastik

Kepala DLH Bontang, Heru Triatmojo
Advedtorial-SumbuBorneoID
Bagikan :

BONTANG.SUMBU BORNEO.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang terus menggencarkan berbagai program strategis untuk mengurangi sampah plastik sekaligus mengubah pola pikir masyarakat menuju perilaku ramah lingkungan. Langkah ini menjadi bagian dari target besar Bontang bebas sampah pada 2030.

Berbagai upaya dilakukan, mulai dari edukasi pemilahan sampah rumah tangga, penguatan bank sampah, hingga inovasi pengelolaan limbah berbasis masyarakat yang melibatkan generasi muda dan komunitas.

“Kami terus mendorong partisipasi aktif masyarakat melalui berbagai program seperti bank sampah, Jumat bersih, hingga kampanye pengurangan sampah makanan dan kantong plastik agar kesadaran lingkungan semakin meningkat,” ujar Kepala DLH Bontang, Heru Triatmojo, Rabu (1/4/2026).

DLH juga menjalankan program kampung bebas sampah, gerakan sekolah peduli lingkungan, serta pengolahan sampah organik menjadi kompos untuk membangun kebiasaan baru di tengah masyarakat.

Langkah ini diperkuat dengan kegiatan penghijauan kawasan kota, rehabilitasi ruang terbuka hijau, serta pengawasan kualitas udara dan limbah industri, termasuk di wilayah pesisir dan destinasi wisata.

“Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha menjadi kunci agar perubahan ini bisa berjalan berkelanjutan,” lanjut Heru.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Bontang, Syakhruddin, menambahkan pihaknya terus mendorong inovasi dalam pengelolaan sampah.

Di antaranya melalui pengembangan bank sampah digital, optimalisasi tempat pembuangan terpadu, hingga pengelolaan sampah berbasis RT dan urban farming ramah lingkungan.

“Kita harapkan mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” jelas Syakhruddin.

DLH optimistis, dengan penguatan regulasi, pengendalian emisi kendaraan, serta edukasi berkelanjutan di sekolah dan masyarakat, target kota bersih dapat tercapai.

“Kita optimistis Bontang dapat bertransformasi menjadi kota hijau yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tutupnya.(ADV)

 

Berita-Terkait

Leave a Comment

error: Content is protected !!