BONTANG.SUMBU BORNEO.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang terus mendorong inovasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat sebagai solusi efektif dan berkelanjutan dalam menangani persoalan lingkungan. Program ini melibatkan warga secara langsung dalam proses pengelolaan sampah di tingkat kelurahan.
Langkah tersebut dinilai mampu membangun kesadaran sekaligus meningkatkan rasa tanggung jawab masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
Kepala DLH Bontang, Heru Triatmojo, menegaskan bahwa partisipasi masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini.
“Kami memberikan ruang bagi masyarakat untuk berinovasi dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pendekatan berbasis masyarakat dinilai lebih efektif karena solusi yang dihasilkan biasanya menyesuaikan kondisi lokal.
“Inovasi dari masyarakat cenderung lebih tepat sasaran karena mereka memahami langsung kondisi lingkungannya,” tambahnya.
Untuk mendorong keterlibatan warga, DLH juga rutin menggelar berbagai kegiatan, termasuk perlombaan kebersihan di tingkat kelurahan.
“Kami sering mengadakan lomba bagi warga untuk memantik pola pikir dalam menjaga lingkungan tetap bersih,” katanya.
Program ini menyasar seluruh kelurahan di tiga kecamatan di Kota Bontang sebagai upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan di tengah masyarakat,” jelasnya.
DLH berharap keterlibatan aktif warga dapat menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah di daerah.
“Jika masyarakat terlibat aktif, maka pengelolaan sampah akan lebih efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya.(ADV)
