BONTANG.SUMBU BORNEO.ID – Perubahan struktur organisasi di lingkungan Sekretariat Daerah Pemkot Bontang membawa dampak besar terhadap sistem kerja pelayanan pemerintahan, khususnya pada bidang humas dan protokol.
Jika sebelumnya kedua fungsi tersebut berada dalam satu bagian bernama Humas dan Protokol, kini keduanya telah dipisahkan setelah adanya perubahan nomenklatur di lingkungan pemerintah daerah.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Pemkot Bontang, Iskandar menjelaskan perubahan tersebut terjadi beberapa tahun lalu seiring adanya penyesuaian struktur organisasi pemerintahan daerah.
“Kalau diprotokol itu dulu namanya humas dan protokol. Setelah perubahan nomenklatur, humasnya pindah ke Kominfo dan di sini hanya melekat protokolnya saja yang melayani pimpinan,” ujar Iskandar saat ditemui, Rabu 6 Mei 2026.
Menurut dia, setelah perubahan itu fungsi kehumasan pemerintah kini berada di Diskominfo, tepatnya pada Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP).
Sementara Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan lebih difokuskan pada pelayanan kepala daerah dan wakil kepala daerah.
Ia menerangkan, pembagian tugas tersebut dilakukan agar pelayanan pemerintahan lebih efektif dan fokus sesuai bidang masing-masing.
Diskominfo bertugas menangani publikasi dan penyebaran informasi pemerintahan, sedangkan bagian protokol bertugas memastikan seluruh kegiatan pimpinan berjalan lancar.
“Kalau di Kominfo itu ada bidang IKP yang mengurusi kehumasannya pemerintah. Nah, kalau kami di sini lebih fokus melayani pimpinan daerah,” katanya.
Saat ini, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan memiliki tiga subbagian utama yakni subbagian protokol, komunikasi pimpinan, dan dokumentasi pimpinan.
Ketiga subbagian tersebut memiliki tugas berbeda namun saling berkaitan dalam mendukung aktivitas kepala daerah.
Subbagian protokol bertugas mengatur agenda wali kota dan wakil wali kota, mulai dari jadwal kegiatan, audiensi, hingga kunjungan kerja.
Selain itu, protokol juga mengatur tata tempat pejabat dan skenario acara resmi pemerintahan.
Sementara subbagian komunikasi pimpinan bertanggung jawab menyiapkan sambutan kepala daerah dalam berbagai kegiatan resmi.
Sedangkan subbagian dokumentasi pimpinan bertugas mendokumentasikan seluruh kegiatan kepala daerah untuk kebutuhan arsip dan publikasi.
Menurut Iskandar, meski tidak memiliki program fisik seperti OPD teknis lainnya, bagian yang dipimpinnya tetap memiliki target pelayanan yang harus dicapai setiap waktu.
“Kita ini lebih kepada pelayanan pimpinan. Jadi targetnya bagaimana kegiatan kepala daerah berjalan dengan baik dan lancar,” tutupnya.(ADV)
