Oleh : Muh. Arsalin Aras
(Pemerhati Ekonomi & Sosial)
Kota Samarinda yang terletak di Provinsi Kalimantan Timur, dibelah oleh Sungai Mahakam, memiliki potensi besar dalam sektor ekonomi dan sosial. Dengan jumlah penduduk terbesar di Pulau Kalimantan sekaligus sebagai pusat pemerintahan, ekonomi, dan pendidikan di Kalimantan Timur, Samarinda menjadi kota yang strategis.
Samarinda juga dikenal sebagai kota dengan kekayaan sumber daya alam (SDA) dan memiliki peluang besar dalam sektor ekonomi.
Sementara Kabupaten Majene yang secara geografis berada di pesisir barat Provinsi Sulawesi Barat, berjarak sekitar 140 km dari Kabupaten Mamuju sebagai Ibu Kota Sulawesi Barat, dan sekitar 300 km dari Kota Makassar sebagai Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan, memiliki posisi sangat strategis. Selain itu, Majene juga menyimpan potensi besar di sektor perikanan, perkebunan, dan pariwisata.
Dengan perbedaan dan kelebihan potensi antara Samarinda dan Majene tersebut, tercipta peluang emas yang dapat bermanfaat bagi kemajuan kedua daerah, khususnya untuk kesejahteraan masyarakat serta peningkatan sektor ekonomi dan sosial.
Pembangunan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan merupakan tujuan utama setiap daerah, termasuk bagi Kota Samarinda dan Kabupaten Majene. Dalam upaya mencapai tujuan tersebut, kerja sama antar kedua daerah menjadi sangat penting, terutama dalam menggali potensi daerah demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat.
SEKTOR EKONOMI
Perkebunan Kelapa. Majene memiliki lahan produktif yang luas di sektor ini, tersebar hampir di delapan kecamatan. Hasil kelapa dapat dijadikan bahan baku untuk berbagai produk olahan di Samarinda, yang strategis sebagai kota perdagangan dan industri. Dengan demikian, Samarinda dapat menjadi mitra dalam produksi turunan kelapa.
Perikanan. Majene memiliki potensi besar di sektor perikanan dengan garis pantai sepanjang kurang lebih 80 km yang membentang dari timur ke barat, misalnya ikan khas Tuing-tuing Tapa. Sementara itu, Samarinda dapat menjadi pasar atau mitra dalam pengembangan industri perikanan asal Kabupaten Majene.
SEKTOR PARIWISATA
Pengembangan wisata bagi kedua daerah sangat menjanjikan. Samarinda sebagai kota metropolitan dapat membantu Majene dalam peningkatan kualitas layanan pariwisata, berkaca pada pengalaman Pemerintah Kota Samarinda dalam mengelola wisata alam, budaya, maupun kebun raya yang berkembang pesat.
SEKTOR INVESTASI
Kerja sama di bidang investasi dapat dijajaki dengan melibatkan para pengusaha di Samarinda, sebagai salah satu kota strategis pengembangan investasi di Indonesia, guna memajukan sektor investasi di Majene.
SEKTOR PENDIDIKAN DAN RISET
Dalam hal pengembangan sumber daya manusia (SDM), kedua daerah memiliki perguruan tinggi negeri (PTN) ternama, yakni Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) di Majene dan Universitas Mulawarman (Unmul) di Samarinda.
Pemerintah Kota Samarinda juga dapat membantu melakukan joint research dalam menyiapkan pre-feasibility study untuk pengembangan produk-produk unggulan di Kabupaten Majene, baik melalui pendidikan maupun penelitian.
SEKTOR SENI DAN BUDAYA
Majene dan Samarinda dapat bekerja sama dalam pengembangan seni dan budaya lokal.
Contohnya, Majene dapat belajar dari pengembangan kesenian dan budaya khas Suku Dayak Kenyah di Desa Wisata Budaya Pampang, Kalimantan Timur, dengan keunikan rumah adat serta pertunjukan seninya.
Demikian pula sebaliknya, nilai tinggi seni dan budaya khas Mandar di Majene dapat diapresiasi Pemerintah Kota Samarinda melalui sektor pariwisata berbasis budaya yang sudah dikenal secara nasional.
PAMERAN KARYA SENI
Majene dan Samarinda juga dapat bekerja sama dalam gelaran pameran karya seni bernilai tinggi yang menampilkan keindahan dan keunikan masing-masing daerah, misalnya karya seni dan budaya Ada’ Tuho di Kecamatan Ulumanda serta pesona Cakkuriri di Kecamatan Sendana, Majene.
PERTUKARAN PEMUDA BIDANG SENI DAN BUDAYA
Kedua daerah berpotensi melaksanakan program pertukaran pemuda untuk peningkatan dan pengembangan seni serta budaya, baik dalam program jangka pendek maupun jangka panjang.
Pemuda Majene dapat belajar di lembaga-lembaga seni dan budaya maupun perguruan tinggi di Samarinda, guna menambah pengalaman, pengetahuan, serta khazanah keilmuan, termasuk pengembangan kurikulum dan penelitian.
PROGRAM PERTUKARAN MAHASISWA
Sektor ini sangat berpotensi dilakukan oleh kedua perguruan tinggi ternama di Samarinda dan Majene, misalnya pada program pendidikan kedokteran dan profesi dokter beserta fasilitas penunjangnya, termasuk rumah sakit dan laboratorium.
Program ini juga membuka peluang bagi pengembangan pengetahuan dan pengalaman dosen Unsulbar dan Unmul, termasuk penelitian obat-obatan terbaru maupun metode pengobatan penyakit tertentu. Hal ini selaras dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Apalagi, Unmul kini telah memiliki program pendidikan strata satu Fakultas Kedokteran dan Profesi Dokter, Fakultas Farmasi, serta Program Profesi Apoteker yang dapat berkolaborasi dengan mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsulbar Majene.
Dengan demikian, kerja sama antara Kota Samarinda dan Kabupaten Majene dalam berbagai sektor di atas diharapkan mampu membawa angin segar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memajukan potensi ekonomi lokal serta kualitas sosial kedua daerah.
Semoga Kota Tepian Samarinda dan Bumi Assamalewuang Majene kelak menjadi dua kota kembar yang maju di sektor ekonomi dan makmur dalam kehidupan sosial masyarakatnya. Aamiin.(**)
Wassalam.
