BALIKPAPAN.SUMBU BORNEO.ID — Suasana religi menyelimuti Tablig Akbar yang di gelar di kawasan BSCC Dome Balikpapan, Minggu 23 Nopember 2025.
Balikpapan Madinatul Iman menghadirkan dua dai nasional, yaitu Tuan Guru Prof. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D., dan Ustaz Dr. Dasad Latif, S.Sos., S.Ag., M.Si., Ph.D.
Acara dibuka dengan penampilan hadrah, diikuti lantunan selawat oleh puluhan ribu jemaah yang memenuhi halaman BSCC Dome.
Suasana syahdu dan penuh kekhusyukan mengiringi dimulainya kegiatan keagamaan tersebut.
Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud, turut hadir, bersama dengan Wali Kota Balikpapan, Dr. H. Rahmad Mas’ud, S.E. M.E., dan Wakil Wali Kota Balikpapan, Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, M.M., beserta forkopimda.
Mengawali tabligh akbar, Gubernur Rudy Mas’ud menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan keagamaan berskala besar tersebut di Kota Balikpapan.
“Kami menginginkan agar Al-Mukarram Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Dasad Latif berkenan lebih sering menengok Kalimantan Timur, meluangkan waktu untuk bersilaturahmi, serta mengisi majelis zikir dan majelis ilmu bagi seluruh masyarakat, khususnya di Kota Balikpapan,” ujar Rudy, dikutip dari balikpapan.go.id,(23/11).
Rudy menyebut, Kalimantan Timur tidak hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga membutuhkan kekayaan rohani melalui bimbingan para ulama dan kiai.
“Insya Allah, siraman rohani dari para ulama akan membuka pintu keberkahan langit dan bumi bagi masyarakat Kalimantan Timur,” ujarnya.
Gubernur Kaltim ini, berharap kedua dai tersebut dapat kembali hadir pada kesempatan berikutnya, terutama pada bulan Ramadan mendatang.
“Mudah-mudahan para Ustaz berkenan kembali ke Kalimantan Timur saat Ramadan nanti. Rasanya waktu menuju bulan suci begitu dekat. Kami, atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, memohon kesediaan para Ustaz dan para ulama untuk terus mengisi dan menyebarkan siraman rohani di seluruh wilayah Kalimantan Timur, khususnya Kota Balikpapan,” imbuhnya.
Tabligh Akbar Balikpapan Madinatul Iman tahun ini menjadi momentum penguatan spiritual masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah, ulama, dan warga dalam membangun kehidupan beragama yang semakin harmonis di Kalimantan Timur.
Dasad Latif membuka tausiyahnya dengan membahas kehidupan berumah tangga berdasarkan sunnah Nabi Muhammad SAW.
Keluarga yang sakinah, kata Dasad Latif hanya dapat terwujud apabila suami dan istri berpegang pada tuntunan Rasulullah dalam membangun hubungan yang harmonis, saling menghargai, dan penuh kasih sayang.
Sementara itu, dai kondang Ustaz Abdul Somad menyampaikan tausiahnya tentang pentingnya iman dan takwa dalam kehidupan seorang muslim.
UAS menjelaskan bahwa syarat iman terdiri atas tiga hal, yaitu diucapkan oleh lisan, dibenarkan oleh hati, dan diamalkan melalui anggota tubuh.
Menurutnya, iman bukan sekadar keyakinan, tetapi harus tampak dalam sikap dan perbuatan sehari-hari.
UAS menyebut bahwa, amal dalam keimanan terbagi ke dalam empat bentuk, yakni amal badan, amal harta, amal lisan, dan amal hati.
Keempatnya, sebut UAS saling melengkapi sebagai wujud penghambaan seorang muslim kepada Allah SWT, serta menjadi penentu kualitas ketakwaan seseorang.
Usai tabligh akbar, Wali Kota Balikpapan, Dr. H. Rahmad Mas’ud, S.E. M.E., menjadikan momen ini sebagai ajang silaturahmi yang baik untuk kita semua, sekaligus menguatkan Balikpapan sebagai kota yang religius dan penuh kebaikan.
“Semoga tabligh akbar tahun ini membawa keberkahan untuk kota kita menjadikan Balikpapan semakin damai, rukun, dan penuh nilai-nilai kebaikan,” pungkas Rahmad. (diskominfo/arh)
