BALIKPAPAN.SUMBU BORNEO.ID – Selama masa libur Nataru, Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan mencatat total pergerakan penumpang mencapai 360.328 orang, baik untuk kedatangan maupun keberangkatan.
Selain itu, pihak bandara juga mencatat sebanyak 18 penerbangan terpaksa melakukan pengalihan rute (divert) dan kembali ke bandara asal, akibat cuaca buruk.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R. Iwan Winaya Mahdar, mengatakan jumlah pergerakan penumpang selama periode Nataru cukup signifikan.
“Kurang lebih terdapat 360.328 penumpang yang datang dan berangkat melalui Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan,” ujarnya, dilansir kaltimprov.go.id,(6/1).
R.Iwan menyebut, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019, tingkat pemulihan (recovery rate) penumpang mencapai 105 persen.
Angka tersebut, ujarnya menunjukkan bahwa jumlah penumpang saat ini sudah melampaui kondisi sebelum pandemi Covid-19. Namun, jika dibandingkan dengan tahun 2024, terjadi penurunan sebesar 8,2 persen.
Untuk puncak arus penumpang sebelum Nataru, terjadi pada Senin, 22 Desember, dengan jumlah penumpang mendekati 19.000 orang dalam satu hari.
Sementara itu, puncak arus balik, pasca libur nataru tercatat jumlah penumpang diperkirakan mencapai 17.000 orang, pada 4 Januari 2025.
Diketahui, aktivitas pergerakan penumpang selama masa libur Natal dan Tahun Baru masih berlangsung hingga pekan ini, seiring berakhirnya masa puncak liburan. Posko Terpadu Nataru di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan sendiri telah resmi ditutup setelah berakhirnya periode angkutan Nataru. (*)
