Menapaki Malam di pinggiran sungai Mahakam, udara malam yang dingin menyentuh lembut kulit. Di seberang sana nampak sebuah tempat yang cukup menarik orang menyebutnya dacofee. Tempatnya cukup strategis persis di pinggir sungai Mahakam.
Tidak lengkap rasanya jika anda berada di Kota Samarinda, tak mengunjungi tempat ini. Salah satu tempat yang patut direkomendasikan bagi para petualang yang ingin menikmati malam eksotis di Kota Samarinda. Untuk menuju ke sana, ada dua jembatan penghubung yang bisa dilewati. Jembatan bawah dan jembatan atas.
Memasuki areal dacofee terlihat pengunjung ramai. Kendaraan roda dua dan empat berjejer rapi di areal parkir. Dacofee yang berdiri dua tingkat menatap ke arah sungai Mahakam.
Dari pinggir sungai Mahakam nampak jembatan Mahakam yang membentang yang dihiasi kelap – kelip lampu warna – warni. Cukup eksotis memanjakan mata. Diujung sana terlihat Islamic center yang berdiri kokoh.
Malam yang tenang setenang air sungai Mahakam yang mengalir dalam keruh. Seakan tak mengalir, tapi sesungguhnya alirannya cukup deras.
Di pinggir sungai Mahakam, para pengunjung Dacofee tengah asyik menikmati secangkir minuman dan makanan ringan sembari mengobrol. Mereka menikmati pemandangan dalam setiap denyut jantung kota.

Sesekali terlihat kapal melintas, sepertinya kapal itu menuju areal tambang. Kota Samarinda di seberang cukup ramai dan sebagian kantor pemerintahan ada sana.
Menikmati malam di pinggir sungai Mahakam punya kesan tersendiri. Menghilangkan stres dari kepengatan rutinitas yang membosankan. Obat stres yang paling ampuh adalah refresing mengendorkan saraf – saraf yang tegang.
Pilihannya adalah memanjakan mata, sembari menikmati suasana malam. Waktu telah menunjukan pukul 22.30, alarm tanda malam makin larut.
Pengunjung Dacofee satu – satu mulai beranjak meninggalkan dan pulang ke rumah masing – masing. Sebagian masih mengobrol santai. Mata mulai tak bisa diajak kompromi, kamipun beranjak.(sm/sb)
