BONTANG.SUMBU BORNEO.ID – Suasana meriah dan penuh semangat mewarnai pembukaan Pupuk Kaltim Porwada 2025, Jumat (17/10/2025) malam. Gelaran akbar yang mempertemukan para jurnalis se-Kalimantan Timur itu resmi dimulai melalui opening ceremony megah di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.
Sebanyak sembilan kontingen kabupaten/kota hadir memadati lokasi acara. Hadir pula Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, unsur Forkopimda, perwakilan PT Pupuk Kaltim, Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin, Ketua KONI Bontang, serta para Ketua PWI kabupaten/kota se-Kaltim dan insan pers peserta Porwada.
Kemegahan pembukaan diawali dengan pemutaran bumper video yang menampilkan daftar wartawan dan atlet dari masing-masing daerah, disusul dengan penjelasan cabang olahraga yang akan digelar selama dua hari, Sabtu–Minggu (18–19/10/2025).
Suasana makin semarak saat Hom Crew membuka acara lewat penampilan modern dance energik. Lalu, perwakilan tiap kontingen tampil di atas panggung, memperkenalkan diri melalui defile dan yel-yel daerah masing-masing yang memancing sorak penonton.
Memasuki sesi utama, doa bersama dipimpin ustaz Yarkani. Setelah itu, Ketua PWI Bontang Suriadi Said menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan. Ia menyebut, Porwada Kaltim 2025 diikuti 260 wartawan dari seluruh penjuru provinsi dengan tema “Wartawan Sehat, Pers Kuat, Kaltim Hebat.”
Suriadi menuturkan, sembilan cabang olahraga dipertandingkan, yakni futsal, bulu tangkis, e-sport, tenis meja, atletik, catur, domino, biliar, dan jurnalistik.
“Semangat teman-teman hadir di kota Bontang di Porwada 2025 ini, kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih karena ini adalah lebaran teman-teman wartawan dan saling tukar informasi tentang daerah masing-masing,” tukasnya.
Sementara itu, Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin menyebut Bontang mencatat sejarah baru dengan menjadi tuan rumah pertama Porwada di luar Samarinda.
“Sebagai tuan rumah pertama, Bontang berhasil menerapkan standar baru dalam penyelenggaraan Porwada ini, untuk itu saya mengucapkan terima kasih kepada PWI Bontang yang telah bekerja keras menyiapkan kegiatan ini, dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bontang yang telah mendukung dan memberikan fasilitas-fasilitasnya, serta Pupuk Kaltim sebagai sponsor utama Porwada ini,” ujar Rahman.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni membuka dengan cerita nostalgia saat pertama kali merantau ke Kaltim pada 1988. Ia mengaku pertemuan dengan para “kuli tinta” se-Kaltim menjadi obat rindu tersendiri.
“Bukan sekadar medali yang kita kejar, tetapi adalah persaudaraan dan persahabatan. Itu yang paling penting,” ujar Neni.
Dokter sekaligus wali kota ini juga menyisipkan pesan penting soal kesehatan, khususnya bagi para pemburu berita yang rentan paparan sinar biru dari layar gawai.
“Sehat itu pilihan,” katanya.
Neni menegaskan, pers memiliki peran vital sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang.
“Negara ini dibangun dari berita. Oleh karena itu, saya meminta kepada wartawan seluruh Kalimantan Timur untuk menyajikan berita yang akurat, berimbang, faktual, dan objektif,” tegasnya.
Puncak acara ditandai dengan pemukulan gong oleh Wali Kota Bontang sebagai simbol dibukanya Porwada 2025, disaksikan para tamu undangan di atas panggung. Dilanjutkan dengan pemberian plakat penghargaan dari PWI Bontang kepada Pemkot Bontang dan PT Pupuk Kaltim atas dukungan dan partisipasinya.
Usai sesi foto bersama, acara dilanjutkan dengan pembacaan janji atlet dan wasit, lalu ditutup dengan hiburan dari Elpapito yang menambah suasana semakin hangat.
Terpisah, VP Komunikasi Korporat PT Pupuk Kaltim Anggono Wijaya menegaskan bahwa Pupuk Kaltim senantiasa menjalin sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk insan pers.
“Hadirnya Pupuk Kaltim Porwada 2025 merupakan wujud komitmen tersebut, sekaligus representasi hubungan harmonis dan kolaborasi yang baik antara Pupuk Kaltim, bersama rekan-rekan media di Bontang dan Kalimantan Timur selama ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, kemitraan antara Pupuk Kaltim dan media bukan sekadar hubungan kerja, tetapi juga relasi sosial yang dibangun atas dasar saling menghargai dan mendukung.
“Oleh karena itu, Porwada 2025 dapat menjadi ruang menyegarkan bagi rekan-rekan sekalian, sekaligus ajang bagi kita untuk terus membangun semangat kebersamaan dan kolaborasi yang lebih erat di masa datang,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Anggono berharap insan pers terus mengawal pembangunan dengan dedikasi dan integritas, sembari menegaskan komitmen Pupuk Kaltim terhadap keterbukaan informasi publik.
“Karena kami memahami transparansi dan komunikasi yang baik adalah kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat,” jelasnya.(*)
