Sumbu Borneo

Mahasiswa Baru Unikarta Dapat Wejangan dari Bupati Kukar

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menghadiri PKKMB Mahasiswa Baru Unikarta.(Foto:Diskominfo)
Berita-SumbuBorneoID
Bagikan :

KUKAR,SUMBU BORNEO.ID
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menghadiri Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta).

Kegiatan tersebut digelar di halaman Kampus Unikarta di Tenggarong, Rabu, 27 Agustus 2025.

Di hadapan para mahasiswa baru, Aulia memberikan motivasi dan pesan penting untuk menyiapkan diri menghadapi berbagai tantangan, termasuk menyongsong kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).

Aulia menyebut, bahwa status mahasiswa memiliki makna yang lebih tinggi dibandingkan siswa biasa.

Aulia memaknai kata “maha” menandakan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab dan kapasitas lebih besar, baik untuk dirinya sendiri maupun masyarakat.

“Mahasiswa itu berbeda, ada tanggung jawab besar yang melekat di pundaknya,” ujarnya, dikutip dari laman kukarkab.go.id,(27/8).

Menurut Aulia, ada 2 tanggung jawab utama mahasiswa, Pertama, tanggung jawab personal terhadap diri sendiri, keluarga, dan orang tua. Kedua, tanggung jawab sosial terhadap masyarakat luas.

Ia berpesan agar mahasiswa serius menempuh pendidikan dan tidak menyia-nyiakan waktu kuliah. Mahasiswa ideal, kata dia adalah mereka yang mampu lulus tepat waktu bahkan lebih cepat.

“Belajarlah dengan giat, jangan bangga kalau bolos atau mendapat nilai rendah. Lulusan tercepat bisa tiga setengah tahun, dan itu harus menjadi motivasi,” ujarnya.

Selain fokus pada akademik, mahasiswa juga didorong aktif berorganisasi. Bupati Kukar ini menepis anggapan bahwa aktivis selalu terlambat lulus.

“Aktivis adalah pribadi cerdas yang mampu menjadi teladan bagi mahasiswa lain. Nikmatilah masa kuliah dengan sebaik-baiknya, karena masa menjadi mahasiswa tidak akan datang 2 kali,” katanya.

Ia mengingatkan, bahwa peran strategis generasi muda Kukar dalam menyongsong era IKN.
Bonus demografi merupakan momentum yang harus dimanfaatkan, agar pemuda Kukar tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga sebagai pelaku pembangunan.

“Kalau ingin hasil terbaik, jalani proses terbaik. Jangan pernah lupakan itu,” kata Aulia.

Diakhir sambutannya, Aulia mengajak mahasiswa baru Unikarta untuk mengambil bagian dalam visi besar Kukar Idaman Terbaik 2025–2030. Visi tersebut diarahkan menjadikan Kukar sebagai pusat pangan, pariwisata, dan industri hijau yang maju dan berkelanjutan.

“Kutai Kartanegara bukan penyangga, tetapi mitra strategis IKN. Mari optimalkan potensi diri dan bersama-sama kita wujudkan Kukar yang sejajar dengan Ibu Kota Nusantara,” pungkasnya.(**)

Berita-Terkait

Leave a Comment

error: Content is protected !!