Sumbu Borneo

BUKAN SEKEDAR SEREMONI

Opini-SumbuBorneoID
Bagikan :

(Goresan ringan di acara pelantikan KKMSB Kaltim)

Oleh : Muslimin.M

Tadinya saya kira acara pelantikan KKMSB kaltim pagi ini akan biasa saja.
Ternyata tidak.

Sejak pagi, gedung tempat pelantikan sudah penuh.
Pengurus cabang dari kabupaten/kota datang bukan hanya untuk menyaksikan acara tersebut,
Tapi juga untuk merayakan.

Pelantikan memang biasanya hanya seremoni, pengucapan janji, lalu berfoto bersama.
Tapi kali ini terasa berbeda.

Ada sesuatu yang lebih.
Sebuah harapan yang menggantung di udara. Harapan untuk segera diwujudkan.

Saya perhatikan wajah ketua baru. Agak kaku. Wajar.
Siapa pun akan begitu ketika tanggung jawab tiba-tiba berubah wujud dari sekadar rencana menjadi kenyataan.

Sang ketua tahu bahwa KKMSB ini bukan organisasi kecil. Bukan pula sekadar perkumpulan formal.
KKMSB itu rumah besar.
Didalamnya ada banyak suara. Ada suara yang keras, ada suara yang pelan. Ada pula suara yang sering diabaikan. Semua menunggu satu hal yaitu kepemimpinan.

Saya teringat. Setiap pelantikan selalu diiringi doa. Doa itu hampir sama, semoga amanah. Semoga membawa kesuksesan.
Tapi yang membedakan adalah apakah doa itu kelak menjadi kenyataan atau hanya berhenti di langit-langit ruangan.

Pelantikan memang gampang. Yang sulit adalah setelahnya. Mengelola orang lebih sulit daripada mengelola proyek.
Karena setiap orang punya rasa. Punya keinginan masing-masing.

Saya melihat para undangan. Ada yang tersenyum lebar. Ada yang wajahnya datar. Ada yang sibuk berbisik. Semua itu tanda ekspektasi sudah ada bahkan sebelum kerja dimulai.

Itulah mengapa pelantikan bukanlah akhir.
Bukan pula awal.
Tapi hanya titik.
Titik dimana jalan panjang baru saja ditapaki.

Pertanyaan terbesarnya bukan siapa yang dilantik.
Tapi apa yang akan dilakukan setelah dilantik ?

Apakah program berjalan ?
Apakah kebersamaan tetap terjaga ?
Ataukah nanti terjebak dalam pertengkaran kecil yang tak ada gunanya ?

Saya percaya, organisasi seperti KKMSB ini bisa jadi lebih dari sekadar forum silaturahmi, bisa menjadi wadah belajar. Belajar memimpin. Belajar menerima perbedaan.
Belajar mengutamakan kepentingan bersama.

Dan yang lebih penting belajar bekerja tanpa pamrih.

Pelantikan hanya satu hari.
Tapi amanah yang menyertainya bisa bertahun-tahun.
Bisa pula meninggalkan jejak panjang, apakah dikenang sebagai pengurus yang bekerja atau hanya pengurus yang sekadar ada.

Hari itu setelah pelantikan, saya pulang dengan satu pikiran. Bahwa pelantikan ini bukan tentang kursi atau jabatan. Tapi tentang satu hal yaitu *keikhlasan*.

Karena tanpa itu, semua janji hanya akan menjadi teks.
Dan semua senyum hanya akan menjadi formalitas.

Selamat dan sukses kepada ketua dan seluruh pengurus kkmsb kaltim yang dilantik hari ini, InsyaAllah berkah selalu.(*)

Berita-Terkait

Leave a Comment

error: Content is protected !!