BONTANG.SUMBU BORNEO.ID— Kabar baik bagi aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kota Bontang.
Pasalnya rumah subsidi Elara Lestari telah dimulai peletakan batu pertama di Jalan Prestasi, Bontang Lestari, Sabtu (7/2).
Rumah subsidi ini dibangun oleh PT Semua Bisa Jago sebanyak 266 unit tipe 36 dengan harga Rp182 juta per unit. Skema cicilan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pun terbilang ringan, mulai Rp955 ribu per bulan, hampir setara biaya sewa rumah.
Direktur PT Semua Bisa Jago, Muhammad Aswar, menegaskan bahwa peletakan batu pertama tersebut menjadi tanda dimulainya pembangunan fisik secara nyata, bukan sekadar seremoni.
“Ini bukan hanya agenda simbolis. Kami ingin memastikan pembangunan benar-benar berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan hunian layak,”ujarnya, dilansir laman resmi Pemkot Kota Bontang.
Perumahan ini cukup strategis berada di kawasan pusat pemerintahan baru Kota Bontang, berdekatan dengan Kantor Wali Kota, DPRD, serta kawasan industri.
Pengembang juga merencanakan fasilitas penunjang seperti pertokoan, minimarket, hingga pujasera.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni yang hadir pada peletakan batu pertama, menyambut baik dimulainya pembangunan perumahan tersebut.
Menurut Neni, Elara Lestari menjadi solusi konkret bagi ASN yang belum memiliki rumah.
“Dengan cicilan yang hampir setara biaya sewa, perumahan ini bisa menjadi solusi jangka panjang bagi ASN. Ini menunjukkan komitmen nyata dalam menyediakan hunian yang layak dan terjangkau,” ujar Wali Kota Neni.
Ia berharap pembangunan perumahan Elara Lestari dapat selesai tepat waktu dan dimanfaatkan secara optimal, khususnya oleh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bontang, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan stabilitas ekonomi keluarga. (*)
