BANJARBARU.SUMBU BORNEO.ID – Suasana menjelang Haul Guru Sekumpul yang jatuh 5 Rajab, mulai tampak ramai, baik melalui jalur udara maupun laut.
Di Bandara Internasional Syamsudin Noor, teilihat para sopir taksi menunjukkan aksi kepedulian yang luar biasa.
Dengan suka rela, mereka melayani para tamu ( jemaah ) yang datang dari berbagai daerah melalui jalur udara dan hendak menghadiri rangkaian acara peringatan momen 5 Rajab itu.
Hal ini diketahui dari beredarnya video berdurasi 0.55 detik yang menyampaikan adanya layanan taksi gratis untuk jemaah 5 rajab di Bandara Internasional Syamsudin Noor.
Dalam video terlihat tulisan Layanan Gratis Rute: Bandara Internasional Syamsudin Noor menuju Sekumpul, Martapura (PP). Bertepatan dengan momen 5 Rajab 1447 H / 2025 M.
Mobil yang berpartisipasi dilengkapi dengan stiker khusus bertuliskan “TAXI GRATIS: BANDARA SYAMSUDIN NOOR – MOMEN 5 RAJAB” pada bagian kaca depan dan belakang.
Terlihat deretan mobil taksi bandara, mulai dari jenis Toyota Avanza, Mitsubishi Xpander, hingga Daihatsu Xenia, terparkir rapi dan siap melayani jemaah.
“Kami taksi bandara mengadakan taksi gratis untuk momen 5 Rajab Abah Guru Sekumpul. Mohon bantuannya untuk menyebarkan informasi ini sebanyak-banyaknya agar para jemaah tahu,” ujar salah satu perwakilan sopir dalam video tersebut.
Bagi para jemaah yang baru mendarat, diharapkan dapat langsung menuju titik kumpul taksi yang bertanda khusus di area kedatangan bandara.

Jalur Laut
Tak hanya jalur udara, jalur laut pun terlihat ribuan jemaah mulai berdatanganmelalui Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, yang hingga kini telah tercatat sekitar 1.000 orang jemaah dari berbagai daerah.
Koordinator Penyambutan Jemaah Zona Pelabuhan Trisakti, Yusrian Noor, mengatakan ribuan jemaah tersebut tiba secara bertahap dan melakukan pelaporan langsung ke Posko Zona 8 Pelabuhan Trisakti.
“Total jemaah yang sudah masuk dan melapor ke posko zona 8 Pelabuhan Trisakti sekitar seribu orang, kalau dihitung dengan yang tidak melapor bisa lebih dari itu,” ujar Yusrian, Jumat (26/12/2025).
Yusrian merinci, jemaah yang datang berasal dari sejumlah daerah di luar Kalimantan Selatan, terutama dari Pulau Jawa.
Menurut Yusran, hingga malam ini dari data sementara yang tercatat di posko, jemaah asal Malang menjadi yang terbanyak.
“Yang dari Malang ada 100 orang lebih, dari Jember sekitar 30 orang, Bangil 39 orang, dan dari Tambilahan ada 31 orang. Ini yang sudah melapor ke posko,” jelasnya.
“Insha Allah besok juga masih ada yang akan, datang lagi,” lanjutnya.
Yusrian menyebutkan, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah mengingat kedatangan jemaah untuk momen 5 Rajab biasanya berlangsung hingga beberapa hari ke depan.
Pihak posko, kata Yusrian terus melakukan pendataan serta koordinasi dengan petugas pelabuhan dan relawan untuk memastikan proses kedatangan berjalan tertib dan aman.
“Kita terus siaga di posko untuk menerima laporan jemaah yang baru tiba, sekaligus membantu kebutuhan informasi dan pengamanan,” pungkasnya.(*)
Diolah dari sumber klikkalsel.com
