SAMARINDA,SUMBU BORNEO.ID – Kaltim Expo 2025 resmi ditutup, Sabtu (30/8/2025), setelah digelar mulai 26 – 30 Agustus di Convention Hall Sempaja, Samarinda.
Pihak penyelenggara, Direktur PT ADW Bersaudara Dedi Iskandar mengungkapkan, Kaltim Expo 2025 menghadirkan 202 stan dari berbagai sektor. Mulai dari SKPD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur, BUMN/BUMD, UMKM, otomotif, furnitur, vendor, asosiasi pariwisata, hingga paguyuban masyarakat.
Menurut Dedi Iskandar, selama lima hari pelaksanaan, pameran tahunan tersebut mencatat perputaran ekonomi hingga Rp7 miliar.
“Alhamdulillah, pendapatan dari pameran ini mencapai kurang lebih Rp7 miliar. Sektor otomotif, industri pernikahan, dan pelayanan pajak menjadi penyumbang terbesar,” ujar Dedi, seperti dikutip dari kaltimprov.go.id,(30/8).
Selain capaian ekonomi, sebut Edi ajang ini juga menghadirkan penghargaan bagi stan terbaik dari berbagai kategori.
Pemenang juara 1 antara lain: DPMPTSP Kutai Timur (Desain Terbaik Kabupaten/Kota), Bank Indonesia (Informatif Perusahaan), UP3 PLN (Stan Terinovatif Perusahaan), BPKAD Kaltim (Desain Terbaik OPD), Bappeda Kaltim (Stan Inovatif OPD), Dinas Pangan dan Hortikultura Kaltim (Stan Terinformatif OPD), Dinas Kehutanan Kaltim (Stan Kreatif), serta Dinas Kesehatan Kaltim (Stan Favorit).
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan inovasi peserta. Kami bangga melihat antusiasme luar biasa, baik dari UMKM, pemerintah daerah, maupun pelaku pariwisata,” ujarnya.
Dedi berharap Kaltim Expo 2026 tahun depan dapat menghadirkan lebih banyak stan sekaligus memperkuat sinergi antar pelaku ekonomi.
“Semoga kolaborasi ini terus berlanjut dan melahirkan inovasi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Timur,” pungkasnya. (**)
