BONTANG.SUMBU BORNEO.ID – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menghadiri kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kota Bontang 1447 Hijriah di Masjid At Taqwa, Kelurahan Berbas Tengah, Bontang Selatan, Senin (23/2).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bontang dalam mewujudkan pembangunan religius yang selaras dengan nilai-nilai spiritual Ramadan.
Wawali didampingi Pj Sekda Akhmad Suharto secara simbolis menyerahkan bantuan sebesar Rp100 juta untuk Masjid At Taqwa yang diterima langsung oleh takmir masjid. Turut hadir pula Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, Sony Suwito Adi Cahyono bersama sejumlah Kepala OPD dan Lurah Berbas Tengah Abdul Malik Rifai.
Dalam sambutannya, Agus Haris menekankan bahwa Ramadan memiliki dimensi spiritual yang mendalam sebagai momentum taubat dan pemurnian diri.
Menurutnya, puasa yang dilandasi keimanan dan keikhlasan akan melahirkan perubahan karakter, membentuk pribadi yang lebih sabar, lebih jujur, serta lebih peduli terhadap sesama.
“Jika nilai-nilai yang terkandung di dalam bulan suci Ramadan terinternalisasi secara konsisten, maka nilai-nilai tersebut akan tercermin dalam cara kita bermasyarakat, menjalankan tugas dan amanah, serta cara kita berpartisipasi aktif dalam membangun lingkungan yang harmonis,” ujarnya.
Ia menambahkan, Ramadan menghadirkan dialektika antara dimensi vertikal (hablum minallah) dan dimensi horizontal (hablum minannas) secara simultan. Karena itu, nilai-nilai Ramadan dinilai relevan dan kontekstual dalam setiap program dan kebijakan yang dijalankan Pemerintah Kota Bontang.
Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, diwujudkan melalui berbagai program strategis, seperti Bontang Sehat, Bontang Pintar, Gerakan Ekonomi Bontang, pelayanan prima, serta program Menata Bontang. Selain itu, Pemkot juga berkomitmen menganggarkan dukungan pembangunan berbasis lingkungan Rukun Tetangga (RT) sesuai usulan masyarakat.
Tak hanya itu, melalui Program Inovasi Bontang, pemerintah tengah menyusun dokumen peta jalan Sistem Inovasi Daerah dan peta jalan pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) di Kota Bontang sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.
Menutup sambutannya, Wawali mengajak masyarakat menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan umat yang tidak hanya berfungsi sebagai ruang ibadah, tetapi juga sebagai ruang edukasi dan penguatan sosial berbasis komunitas.
“Mari kita jadikan bulan suci Ramadan ini sebagai momentum transformasi yang nyata bagi diri kita, keluarga kita, dan Kota Bontang yang kita cintai,” pungkasnya. (kmf/rie)
