IKN.SUMBU BORNEO.ID– Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) gelar Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar Murah di empat kecamatan wilayah sekitar IKN pada 4–11 Maret 2026.
Kegiatan ini untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, dengan lokasi kegiatan di Halaman Masjid Jami Nurul Huda, Desa Handil Baru Barat, Kecamatan Samboja pada Rabu, 4 Maret 2026 pukul 08.00–selesai.
Selanjutnya kegiatan berlangsung di Halaman Kantor Kecamatan Samboja Barat pada Kamis, 5 Maret 2026 pukul 08.00–selesai;
Dilanjutkan di Lapangan Sudirman, Kecamatan Muara Jawa pada Selasa, 10 Maret 2026 pukul 08.00–selesai.
Kemudian diakhiri di Masjid Nurul Islam, Desa Argomulyo, Kecamatan Sepaku pada Rabu, 11 Maret 2026 pukul 08.30–selesai.
Melalui program ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari harga pasar, antara lain beras, gas elpiji, minyak goreng, sayur-mayur, ikan, ayam, dan telur. Kehadiran pasar murah ini diharapkan mampu menekan potensi lonjakan harga sekaligus memastikan keterjangkauan pangan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Direktur Ketahanan Pangan Otorita IKN, Setia Lenggono, mengajak warga untuk memanfaatkan kesempatan tersebut, khususnya dalam menghadapi momentum Idulfitri.
“Saya berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Ini kesempatan untuk bapak ibu dapat harga murah, sehingga kita bisa merayakan Idulfitri dengan tenang dan nyaman,” ujar Lenggono, dikutip dari laman resmi IKN.
Antusiasme masyarakat terlihat di setiap lokasi kegiatan. Salah satu warga Kecamatan Samboja Barat, Sri, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut.
“Gasnya lebih murah, lumayan jauh kalau beli di eceran. Biasanya saya beli gas paling murah Rp30 ribu di luar untuk gas 3kg. Di sini cuma Rp20 ribu, lumayan sekali,” tutur Sri.
Pengunjung lain Meri, seorang warga Kecamatan Muara Jawa, mengungkapkan harapannya untuk Gerakan Pangan Murah.
“Kalau bisa setiap saat itu ada pasar murah seperti ini. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat di Muara Jawa karena beda harga, harganya lebih murah,” ujar Meri.
Melalui Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar Murah ini, Otorita IKN menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pembangunan fisik ibu kota baru, tetapi juga dalam memastikan kesejahteraan dan ketahanan pangan warga di sekitar kawasan IKN.
Sinergi bersama pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan akan terus diperkuat guna menjaga stabilitas harga serta menjamin ketersediaan pangan yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan.(*)
